AI Manufaktur

Perusahaan AS Mengarahkan GenAI pada Tantangan Bisnis

Inisiatif untuk Maksimalkan Keuntungan GenAI dalam Menghadapi Tantangan Bisnis

Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, sejumlah perusahaan di Amerika Serikat kini tengah meluncurkan inisiatif untuk menggali potensi kecerdasan buatan generatif (GenAI) guna pengambilan keputusan berbasis data, demi menjaga pertumbuhan di tengah ketidakpastian ekonomi. Hal ini diungkapkan oleh laporan riset terbaru yang diterbitkan oleh Information Services Group (ISG), sebuah perusahaan riset dan konsultasi teknologi global terkemuka.

Investasi Strategis dalam GenAI

Laporan 2023 ISG Provider Lens™ Analytics Services untuk Amerika Serikat menemukan bahwa sebagian besar perusahaan meyakini pentingnya berinvestasi dalam GenAI dalam 24 bulan ke depan. Perusahaan-perusahaan telah memulai dua tahap awal penerapan GenAI, yaitu manajemen pengetahuan dan optimalisasi proses fungsional. Selanjutnya, mereka akan beralih untuk mengubah produk dan memperbarui model operasional mereka sekitar kecerdasan buatan (AI), demikian diungkapkan oleh ISG.

Fokus Peningkatan Nilai dari Data

Perusahaan-perusahaan telah berfokus selama bertahun-tahun untuk mendapatkan akses lebih banyak data, dan sekarang perhatian mereka beralih untuk menghasilkan nilai bisnis lebih dari data yang mereka miliki. GenAI menjadi komponen kunci dalam sejumlah use case baru untuk analitika, termasuk pencarian kontekstual, mesin rekomendasi, analitika prediktif, solusi asisten virtual, dan generasi data sintetis.

Pentingnya Data Berkualitas Tinggi

Dengan alat analitika bertenaga GenAI, perusahaan-perusahaan AS menyadari bahwa data yang baik lebih penting daripada big data ketika berbicara tentang relevansi bisnis dan dampak. Mereka semakin mencari penyedia layanan dengan kemampuan tata kelola data yang kuat untuk memastikan data mereka dapat dipercaya dan bebas dari hasil yang tidak lengkap atau tidak relevan.

Demokratisasi Data

Lebih banyak karyawan kini dapat menggunakan data untuk wawasan dan pengambilan keputusan karena fitur self-service, terutama pemrosesan bahasa alami, terintegrasi ke dalam lebih banyak alat analitika dan layanan, demikian disampaikan oleh ISG. Profesional non-teknis dapat memperoleh wawasan dari data relevan dengan bertanya dalam bahasa mereka sendiri, tanpa melibatkan departemen TI.

Tantangan Regulasi GenAI

Meskipun GenAI hingga saat ini belum diatur secara ketat di AS, sejumlah jenis legislasi yang tengah dipertimbangkan baik di tingkat federal maupun negara bagian dapat memberikan penilaian lebih ketat terhadap penggunaan teknologi ini. Terutama, undang-undang yang mengatasi privasi data dan pertanggungjawaban untuk algoritma kecerdasan buatan dan pengambilan keputusan otomatis dapat memerlukan penilaian dampak dari implementasi GenAI perusahaan.

Tren Lain dalam Layanan Analitika

Laporan ini juga mengeksplorasi tren lain dalam layanan analitika, termasuk pentingnya menetapkan data lineage dan upaya berkelanjutan untuk mempersonalisasi pengalaman pelanggan sambil menjaga anonimitas data konsumen.

Dengan begitu, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat kini memasuki era GenAI dengan keyakinan bahwa ini bukan hanya tentang kuantitas data, melainkan tentang bagaimana data tersebut dapat menghasilkan nilai yang signifikan untuk pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis mereka.