AI Umum

Perusahaan AI dari Y Combinator yang Melatih Model AI Sendiri

Pendahuluan

Dalam bidang kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat, narasi yang berlaku sering berfokus pada sumber daya besar yang diperlukan untuk membangun model AI dasar, seperti upaya raksasa seperti OpenAI dan Anthropic. Kisah-kisah ini memunculkan gambaran anggaran miliaran dolar dan kekuatan komputasi yang besar, yang tampaknya di luar jangkauan perusahaan rintisan dan perusahaan kecil.

Namun, kenyataan, seperti yang ditunjukkan oleh Y Combinator (YC), akselerator perusahaan rintisan yang terkenal, menceritakan kisah yang sangat berbeda dan lebih menggembirakan tentang demokratisasi teknologi AI.

Perusahaan Rintisan AI yang Melatih Model Sendiri

YC baru-baru ini memamerkan lebih dari 25 perusahaan rintisan yang mengesankan dari angkatannya yang telah bertahan dari pendekatan konvensional dengan berhasil melatih model AI mereka sendiri. Inisiatif ini menyoroti pergeseran penting dalam lanskap AI: membangun model AI menjadi lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah diakses daripada yang dibayangkan banyak orang.

Perusahaan rintisan ini tidak hanya memanfaatkan model yang sudah ada sebelumnya melalui API; mereka membangun sendiri dari awal, menggarisbawahi kemajuan signifikan di lapangan.

Aplikasi yang Luas

Perusahaan yang dipamerkan mencakup spektrum aplikasi yang luas, mulai dari menghasilkan musik berkualitas profesional dengan Sonauto, merancang protein baru untuk vaksin dengan Diffuse Bio, hingga meningkatkan meteorologi dengan prediksi cuaca bertenaga AI dari Atmo. Contoh-contoh ini mengilustrasikan tidak hanya keserbagunaan aplikasi AI tetapi juga semangat inovatif yang mendorong perusahaan rintisan untuk mendorong batas-batas kemungkinan dengan teknologi AI.

Dukungan YC

Kunci keberhasilan ini adalah keunggulan strategis yang disediakan oleh YC, termasuk pendanaan $500 ribu, lebih dari $1 juta dalam kredit cloud, dan akses ke GPU khusus. Sumber daya ini, ditambah dengan kecerdikan dan sumber daya pendiri yang tak kenal lelah, telah memungkinkan perusahaan-perusahaan ini untuk melatih model, meluncurkannya ke produksi, dan mengamankan pelanggan yang membayar dalam jangka waktu yang ketat dari batch YC, biasanya tiga bulan.

Inovasi Teknis

Salah satu pengungkapan penting dari contoh-contoh ini adalah berbagai inovasi teknis yang digunakan untuk membangun model-model ini secara efisien. Perusahaan rintisan telah mengembangkan trik teknis yang cerdas untuk mengurangi kebutuhan komputasi, termasuk arsitektur model yang kreatif dan penggunaan wawasan khusus industri untuk meminimalkan kebutuhan data. Pendekatan ini telah mempercepat proses pengembangan dan membuatnya lebih hemat biaya, membantah mitos bahwa hanya perusahaan yang didanai dengan baik yang mampu membangun model AI.

Implikasi yang Lebih Luas

Gerakan ini memiliki implikasi yang lebih luas untuk bidang AI. Dengan menunjukkan bahwa perusahaan rintisan dapat membangun dan menyempurnakan model dasar mereka sendiri, YC menginspirasi gelombang baru pendiri untuk mengeksplorasi potensi AI. Hal ini dapat menyebabkan perluasan signifikan dalam keragaman aplikasi AI, mendorong inovasi dan berpotensi mengarah pada terobosan yang mungkin tetap tidak ditemukan dalam ekosistem pengembangan AI yang lebih terpusat.

Daftar Perusahaan Rintisan AI

Berikut adalah daftar 25 Perusahaan Rintisan AI tersebut:

  • Atmo
  • Can of Soup
  • Deepgram
  • Diffuse Bio
  • Draftaid
  • Edgetrace
  • EzDubs
  • Exa
  • Guide Labs
  • Infinity AI
  • K-Scale
  • Linum
  • Metalware
  • Navier AI
  • Osium AI
  • Phind
  • Piramidal
  • Playground
  • PlayHT
  • SevnAI
  • Sonauto
  • Sync Labs
  • Tavus
  • Yoneda Labs
  • Yondu