AI Umum

Osaka Protocol: Penerus Spiritual Shiba Inu Meluncurkan Proyek NFT Terdesentralisasi

Pertumbuhan Pesat Osaka Protocol

Osaka Protocol telah melampaui 20.000 pemegang di 7 jaringan blockchain. Kultus Black Shiba terus berkembang.

Visi Pendiri Misterius Mephisto

Seperti Shiba Inu, Osaka Protocol didirikan oleh sosok misterius bernama Mephisto. Mephisto ingin melanjutkan warisan Ryoshi, pendiri Shiba Inu, dan membangun komunitas yang benar-benar terdesentralisasi.

Desentralisasi dan Tanggung Jawab Bersama

Dalam komunitas Osaka Protocol, setiap anggota baru disebut sebagai “dev” (pengembang), istilah yang biasanya hanya digunakan untuk pendiri atau tim proyek. Mephisto menekankan bahwa setiap pemegang memiliki tanggung jawab atas kesuksesan proyek, sebanding dengan jumlah koin yang mereka miliki.

Pencapaian Osaka Protocol

Sikap memberdayakan ini telah menghasilkan pertumbuhan yang pesat, dengan ribuan “dev” membangun aset Osaka di seluruh dunia, termasuk:

  • Jembatan multi-rantai yang memungkinkan Osaka diperdagangkan di Ethereum, Avalanche, BNB Smart Chain, Arbitrum, Polygon, Optimism, dan Base
  • Acara komunitas dan “raid” yang terorganisir

Proyek NFT Terdesentralisasi

Langkah selanjutnya bagi Osaka Protocol adalah peluncuran proyek NFT terdesentralisasi dalam tiga minggu mendatang. Sikap kerja sama ini telah mendorong pertumbuhan Osaka yang pesat, mendorong kapitalisasi pasarnya di atas 100 juta USD dan menarik puluhan ribu pemegang di semua jaringan.

Pertumbuhan Berkelanjutan

Pertumbuhan Osaka sebagian besar berasal dari dompet pemegang kecil, yang membeli dan menahan koin dalam jangka panjang. Hal ini memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, tidak seperti pembelian besar yang cenderung memanipulasi harga.

Komunitas Global

Osaka Protocol memiliki komunitas yang aktif di seluruh dunia, termasuk Polandia, Brasil, Indonesia, Turki, dan komunitas berbahasa Inggris yang berkembang pesat.

Ajakan untuk Bergabung

Jika Anda ingin menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri Anda sendiri dan berpotensi memperoleh keuntungan finansial, bergabunglah dengan Osaka Protocol sebagai “dev”.