AI Umum

Microsoft Luncurkan Langkah-langkah Pencegahan Penipuan Chatbot AI

Tantangan Keamanan Chatbot AI

Microsoft telah mengambil langkah untuk mengatasi tantangan keamanan yang dihadapi chatbot AI, seperti:

  • Injeksi Prompt: Peretas dapat memanipulasi chatbot untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan.
  • Halusinasi: Chatbot dapat menghasilkan tanggapan yang tidak akurat atau tidak berdasar.

Fitur Keamanan Baru

Untuk mengatasi tantangan ini, Microsoft telah memperkenalkan fitur keamanan baru untuk Azure AI, antara lain:

  • Groundedness Detection: Mendeteksi tanggapan yang tidak akurat atau “halusinasi”.
  • Prompt Shield: Mencegah injeksi prompt yang berbahaya.
  • Evaluasi Keamanan: Menilai kerentanan aplikasi terhadap serangan jailbreak dan pembuatan konten berisiko.

Peningkatan Alat Keamanan

Selain fitur baru, Microsoft juga meningkatkan alat keamanannya, seperti:

  • Pemantauan Real-Time: Mengidentifikasi dan memblokir konten atau pengguna yang menyinggung.
  • Pengujian Stres Otomatis: Memastikan aplikasi AI tidak rentan terhadap jailbreak.
  • Penyesuaian Filter Konten: Memungkinkan pengembang untuk meningkatkan keamanan secara manual.

Peran Microsoft dalam Perlombaan AI

Microsoft berperan penting dalam “pertempuran AI generatif” yang dipicu oleh kesuksesan ChatGPT. Perusahaan ini berinvestasi besar dalam penelitian dan pengembangan AI, bermitra dengan OpenAI, dan menekankan transparansi dan tanggung jawab.

Dorongan di Balik Alat Baru Microsoft

Alat baru Microsoft didorong oleh kebutuhan untuk:

  • Mengatasi kekhawatiran tentang konten yang tidak pantas dan injeksi prompt.
  • Meningkatkan keamanan chatbot.
  • Mempersiapkan bisnis untuk risiko yang terkait dengan AI generatif.

Kesimpulan

Fitur keamanan baru Microsoft bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keandalan aplikasi AI generatif. Dengan mengatasi tantangan keamanan, Microsoft berupaya memastikan bahwa AI digunakan secara bertanggung jawab dan etis.