Regulasi AI

Ahli MIT Desak Perluasan Tata Kelola dan Regulasi AI

Peneliti dan akademisi MIT telah menyusun sebuah makalah kebijakan yang mendesak pemerintah AS untuk memperluas tata kelola AI menggunakan regulasi yang ada. Dokumen ini, berjudul ‘menciptakan sektor AI yang aman dan berkembang’, mengusulkan agar kerangka hukum saat ini mencakup AI, seperti memperluas regulasi kesehatan ke diagnosis AI. Mereka juga ingin AI diatur oleh aturan yang mengatur aktivitas pemerintah.

Makalah tersebut menyatakan bahwa AI harus diatur dengan standar dan prosedur yang sama seperti manusia dalam domain yang sama. Hal ini akan memastikan aplikasi berisiko tinggi diatur oleh undang-undang yang ada. Salah satu area yang telah diteliti adalah kendaraan otonom, yang tunduk pada standar yang sama dengan yang dioperasikan oleh manusia.

Para penulis laporan juga menekankan pentingnya mengidentifikasi tujuan sistem AI umum sebelum dirilis. Mereka juga meminta penjelasan tentang pelanggaran hak kekayaan intelektual yang timbul dari AI, termasuk bagaimana pencipta dapat menghindari dan mengidentifikasi pelanggaran potensial.

Makalah ini menegaskan perlunya kejelasan dan pengawasan tambahan terkait AI untuk memfasilitasi pengembangan dan penerapan AI yang bermanfaat dan merealisasikan sepenuhnya potensi AI bagi semua warga Amerika. Huttenlocher, dekan MIT Schwarzman College of Computing, menekankan pentingnya mengatur aktivitas berisiko tinggi yang sudah diatur oleh negara.